Showing posts with label trading. Show all posts
Showing posts with label trading. Show all posts

Thursday, April 14, 2016

Trading For Living Pahami Caranya by Ellen May

trading for living
Mari kita pelajari dulu apa itu TradingForLiving? Apa pentingnya? Mengapa Trading For Living begitu populer? Mengapa banyak orang ingin melakukannya? Trading For Living berarti bahwa trader melakukan beli jual (saham/forex/valas/komoditas) untuk memenuhi kebutuhan hidup. Trading For Living menarik karena trader memiliki kebebasan waktu dan tempat, tidak terikat jam kantor. Begitu banyak orang yang ingin Trading For Living . Apa saja sebenarnya yang diperlukan oleh seorang trader utk melakukannya ?

Untuk Trading For Living , pertama-tama kita harus menghitung biaya hidup setiap bulan. Yang namanya Trading For Living berarti trading untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menarik ya :) Oleh karena itu sebelum bertindak lebih jauh, trader harus menghitung biaya hidup setiap bulan. Trader yang belum menikah atau hanya menghidupi dirinya sendiri membutuhkan sedikit biaya hidup. Selain biaya hidup, trader yang sudah berkeluarga tentunya harus memikirkan berbagai macam biaya darurat. Selain itu, trader juga harus menghitung berapa sisa penghasilan setelah dipotong biaya hidup untuk diinvestasikan ulang. Jika berkisar Rp 5.000.000 maka kita harus memperoleh penghasilan lebih dari Rp 5 juta. Kelebihannya untuk diinvestasikan sisanya, atau untuk biaya darurat. Biaya per bulan yang harus diraih menjadi target bagi orang yang ingin Trading For Living.

Setelah menghitung biaya per bulan, hal kedua yang harus diperhatikan adalah : cek kemampuan trading / skill kita. Sebelum mulai Trading For Living sebaiknya cek dulu kemampuan trading kita beberapa bulan terakhir. Berapa % rata-rata profit yang sanggup kita hasilkan dalam setiap bulannya? Pada umumnya trader pemula yang sudah bisa menghasilkan rata-rata 2 - 5% per bulan, sudah bagus. Trader yang belum bisa profit konsisten sebaiknya jangan terlalu cepat memutuskan.

Faktor penting ketiga yang harus diperhatikan sebelum Trading For Living adalah : cek modal yang kita miliki. Nah sekarang kita sudah tau berapa rupiah nominal yang harus kita kumpulkan tiap bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup (target). Kita juga sudah tahu kemampuan trading kita rata-rata tiap bulan bisa menghasilkan profit berapa % (misalkan 5%). Dari kedua variable tersebut kita bisa menghitung berapa modal yang kita butuhkan.

Gmn caranya dengan 5% profit, bisa dapat nominal profit melebihi yang kita butuhkan tiap bulan?(dalam contoh di atas adalah Rp 5 juta). Modal = 5 juta : 5% = 100 juta. > ini baru jumlah minimal supaya kebutuhan hidup kita terpenuhi lewat Trading For Living. Jika ingin mendapat lebih supaya bisa diinvestasikan ulang atau menyiapkan biaya untuk hal-hal darurat. Dari contoh di atas, kita harus bisa menghasilkan lebih dari 5 jt tersebut melalui Trading For Living. Masalahnya, ketiga unsur di atas meski terlihat sederhana namun sangat riskan jika 1 saja tidak terpenuhi. Bagaimana jika trader tidak bisa menghasilkan profit sejumlah biaya hidup sebulan via Trading For Living ? Kita tahu bahwa dalam setahun, ada bulan-bulan naik dan turun, seperti bulan Mei 2012 ini bursa saham cenderung turun. Market tidak selalu naik tiap bulan, sedangkan asap dapur harus terus mengepul. Bagaimana menyikapinya?

Seorang yang komit Trading For Living harus sudah mahir / bisa dibilang professional. Seorang trader professional, mengerti analisis teknikal dengan baik, bisa trading lebih dari 1 instrumen market. Jadi, seorang trader saham, bisa saja putar haluan ke instrument forex/komoditas, dan sebaliknya. Trader forex/komoditas, juga bisa memanfaatkan fluktuasi harga saham ketika sedang uptrend kuat. Nah bagaimana perhitungan dan tips selengkapnya tentang Trading For Living ? Silakan baca harian Kontan 19 Mei

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May
semoga bermanfaat... keep blogging!!!
Read More..

Saturday, April 9, 2016

Pentingnya Passion Dalam Trading Saham

trading passion
Sebutkan kata saham pada sekeliling kita, dan bisa ditebak apa reaksi yang muncul ! Apa kira-kira? Banyak sekali orang yang kehilangan uang dalam trading saham dan forex dalam sekejap mata. Dulu, orang tua dan keluarga Ellen May (kecuali suami) juga tidak setuju ketika beliau mulai belajar tentang trading dan investasi saham. Semua orang, pernah atau tidak pernah mengalaminya, mengatakan bahwa saham adalah judi. Benarkah ? Jika memang demikian, mengapa Ed Seykota dan Bill Dunn bisa begitu kaya melalui jual beli saham ? Jika memang perjudian, mengapa Warren Buffet bisa menjadi orang terkaya hanya dengan investasi saham? Tidak menampik fakta bahwa banyak orang kehilangan banyak uang dalam jual beli saham! Mengapa? Banyak orang yang membeli saham dengan mindset membeli lotre dan tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang saham. Bukan berarti mereka bodoh, mereka hanya tidak mau mulai belajar terlebih dahulu untuk memulai bisnis dan investasi saham.

Bagaimana mulai untuk belajar saham ? Kita tahu bahwa untuk beli jual saham butuh ilmu analisis teknikal. Demikian pula untuk investasi saham butuh ilmu analisis fundamental. Bagaimana memulainya? Sebelum kita mulai melangkah untuk belajar, tanamkan dulu dalam diri kita alasan yang kuat mengapa kita harus memulainya. Karena kita merasa bahwa tanpa belajar Fundamental, dan hanya menggunakan Teknikal, kita bisa profit konsisten. Lalu Ketika kita tidak tertarik, maka sangat sulit bagi diri kita untuk memahami berbagi macam hal tentang Analisis Fundamental. Hal itu berubah 180 derajat, ketika lambat laun kita memahami pentingnya Analisis Fundamental untuk investasi jangka panjang. Karena kita tertarik dan senang, maka belajar Fundamental Analisis yang penuh dengan angka-angka itu tidak menjadi sulit sama sekali. Hal ini juga berlaku dalam bidang apa saja. Apa yang ingin kita pelajari, sukailah itu sebelum kita mulai! Temukan passion kita, sukai dan berfokuslah, pelajari baik-baik dan jadilah berhasil!

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!
Read More..

Tuesday, February 23, 2016

Tips Trading Saham Konsisten

konsisten trading saham
Manusia cenderung menikmati kemapanan tahu comfort zone. Demikian pula dengan trader. Trader mencari sebuah strategi ampuh dan mencari rumus ajaib yang menjamin keberhasilan trading 100%. Adakah? Tidak ada yang menjamin keberhasilan trading secara 100%, namun orang terus mencari rumus ajaib itu. Akibatnya apa ya? Akibatnya, ketika orang terus mencari rumus ajaib dalam trading, ia akan terus bergonta ganti strategi trading. Sebuah sistem / strategi trading memberi hasil yang maksimal jika dilakukan secara konsisten selama paling tidak 3 bulan. Sabar, beri waktu sistem trading kita berjalan beberapa kali. Jangan sebentar-bentar berubah-ubah strategi trading. Strategi yang dimaksud di sini misalnya strategi scalping, swing trading, positioning, dan lain sebagainya. Tidak ada strategi yang sempurna. Sebuah strategi yang cocok pada 1 trend market belum tentu cocok untuk trend lainnya. Ingin menguji keberhasilan sebuah sistem / strategi trading ? Konsistenlah. Berlatih terus menerus.

Memilih antara berinvestasi atau trading saham juga merupakan sebuah pemilihan strategi. Kita bisa menjadi keduanya, baik trader / investor tapi strateginya tidak boleh tercampur aduk. Sebagai contoh, Warren Buffet atau Lo Kheng Hong mengatakan bahwa trading adalah mengumpulkan uang receh, Lo Kheng Hong sang investor saham di Indonesia juga mengatakan bahwa grafik itu tidak ada gunanya. Lho? Benarkah yang dikatakan oleh Lo Kheng Hong itu? Jika kita menjadi seorang value investing, hal itu mungkin saja benar. Lo Kheng Hong mempunyai visi dan pendirian yang mantap tentang bagaimana ia harus mengelola uang dalam saham. Lo Kheng Hong berhasil di dalam meniru gurunya Warren Buffet, dengan kesabaran dan konsistensi. Namun, bukan berarti apa yang dikatakann benar, yaitu tentang trading menghasilkan uang receh dan grafik tidak ada gunanya.

Setiap orang menyukai strategi masing-masing yang sesuai dengan karakternya. Bisa jadi Lo Kheng Hong tidak suka trading, it is okay. Namun bagi saya pribadi,dan teman-teman chartist lainnya, grafik analisis teknikal sangat berguna untuk mengambil keputusan. Trading juga bukan lagi mengumpulkan uang receh ketika dalam 3 bulan, saya dan beberapa rekan memperoleh profit 50% dari IDKM misalnya. Bukan untuk menyombongkan, namun inilah kenyataannya. Saya menjumpai banyak trader (baik swing, positioning) yang berhasil karena trader bisa sama sukses dengan investor, jika trader mampu mengakumulasikan uangnya dalam jangka panjang. Jadi sekali lagi, konsistenlah! Jangan berganti-ganti strategi sebelum strategi yang 1 teruji dengan baik.

Saya pribadi lebih suka positioning trading dan menghasilkan lebih banyak profit di sana. Apakah positioning yang terbaik? Hmm tidak juga. Seperti Lo Kheng Hong menyukai Value Investing, tidak berarti trading tidak oke. Demikian juga, saya suka positioning trading, hal ini tidak berarti bahwa swing trading / day trading tidak oke. Bagaimana strategi saham untuk profit maksimal? Yang terbaik adalah strategi yang cocok dengan kita / fits you! Dengan merasa nyaman kita akan melakukan dengan konsisten. Investasi adalah seperti menanam pohon, kita harus sabar dan terus menyiramnya, sampai pohon investasi kita tumbuh besar. Seperti menanam pohon, dalan berinvestasi kita harus sabar dan sabar dan sabar.

Sumber dari Kultwit tentang investasi saham oleh Ellen May

semoga bermanfaat... keep blogging!!!
Read More..